Mencetak Generasi Rabbani

Ketika janin dalam Rahim ibu sudah berusia 120 hari, Allah mengutus Malaikat untuk meniupkan roh kepadanya. Maka jadilah ia makhluk bernyawa meskipun belum lahir ke dunia.

 Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, bersabda:

Sesungguhnya dalam penciptaan tiap-tiap prang dari kalian dikumpulkan dalam Rahim ibunya selama 40 hari berupa mani, kemudian berubah menjadi segumpal darah selama itu juga (40 hari), kemudian berubah menjadi sekerat daging selama itu juga, kemudian diutuslah malaikat untuk meniupkam roh kepadanya. (HR. Bukhori dan Muslim)

Begitu juga penelitian ilmiyah di bidang kedokteran menyimpulkan bahwa pendengaran yang dimiliki janin saat itu sudah berfungsi walaupun belum sempurna, bahkan air ketuban dalam rahim ibu termasuk pengantar suara terbaik. Hingga janin dapat merespon kejiwaan yang sedang dialami ibu yang mengandungnya. Maka menjadi suatu keharusan bagi orang tua untuk memperhatikan perkembangan janin dalam rahim.

Karena itu pula, wanita yang sedang hamil diperbolehkan tidak berpuasa dan sebagai gantinya ialah membayar fidyah. Ini merupakan bukti besarnya perhatian islam terhadap perkembangan janin didalam kandungan atau rahim ibu.

Adapun bentuk perhatian orang tua terhadap janin yang bisa dilakukan adalah :

1. Banyak Berdoa dan Berdzikir

Alasannya, doa merupakan instrument terampuh untuk membawa kesuksesan. Doa memberikan semangat dan optimism dalam meraih cita-cita, dan pada saat yang bersamaan membuka pintu hati untuk menngantungkan semua harapan baik sepenuhnya kepada Allah ta'ala. Contohnya doa Nabi Ibnrahim 'alaihissalam: 

"Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang yang saleh. (Q.S Ash Shaffat:100)

Begitu juga doa Nabi Yahya 'alaihissalam : 

Di sanalah Zakaria berdoa kepada Tuhannya. Dia berkata, Ya Tuhanku, berilah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa.  (Q.S Ali Imran 38)

2. Sering Membaca Al-Quran

Sebagaimana yang telah kita ketahui, pada masa kehamilan pendengaran janin sudah berfungsi walau belum sempurna. Fungsi pendengaran inilah yang paling banyak digunakan selama di dalam kandungan, maka hendaklah kita mengoptimalkan lantunan ayat-ayat suci al -quran, Di samping itu, dengan membiasakan memasuki masa kanakkanak, ia pun lebih mudah menghafal Al Quan dan akrab dengan Kitab tersebut.

3. Menjaga Perilaku dan Sikap

Menjaga perilaku sangat penting dan dibutuhkan pada masa kehamilan. Sebab akhlak orang tua berpengaruh besar terhadap anak anaknya kelak. Maka mulailah berusaha bersungguh-sungguh untuk menjaga perilaku dan sikap baik sejak anak masih berada dalam kandungan.

4. Memberi Sentuhan Lembut dan Kasih Sayang

Stimulasi kandungan dengan elusan dan tepukan halus bisa dilakukan Ketika si janin mulai menendang-nendang perut ibu. Balaslah stimulasi itu dengan respons berupa tepukan halus di lokasi ia menendang. Respons tersebut mengajarkan kepada anak bahwa setiap tindakannya diketahui dan akan ditanggapi secara lembut dan positif sebagai wujud cinta kasih seorang ibu.

5. Mengkonsumsi yang Halal dan Bergizi

Ibu yang sedang mengandung dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang halal, bergizi, dan berprotein tinggi. Hindarilah setiap makanan yang haram, karena nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Sungguh,tidak akan masuk surga daging uang tumbuh darta harta haram. Neraka lebih panas untuknya" 

Zahwa Ulya

  04 Des 2021

Kontak Kami